Membaca Ayat Ayat Tuhan di Alam Banyuwangi, Fakultas Keislaman Perkuat Karakter Melalui Tadabbur Alam

Berita 21 Jul 2026 08:51 2 min read 12 views By Redaksi
Membaca Ayat Ayat Tuhan di Alam Banyuwangi, Fakultas Keislaman Perkuat Karakter Melalui Tadabbur Alam
FFakultas Keislaman Perkuat Karakter Melalui Tadabbur Alam di Banyuwangi.

Membaca Ayat-Ayat Tuhan di Alam Banyuwangi, FKIS UTM Perkuat Karakter Melalui Tadabbur Alam Banyuwangi

Hamparan savana Baluran, rindangnya hutan De Djawatan, dan deburan ombak Pantai Pulau Merah menjadi ruang pembelajaran yang berbeda bagi sivitas akademika Fakultas Keislaman Universitas Trunodjoyo Madura (UTM). Melalui kegiatan tadabbur alam, Fakultas Keislaman mengajak pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan untuk membaca ayat-ayat kauniyah sebagai sarana memperkuat karakter, spiritualitas, dan kebersamaan.

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Capacity Building Fakultas Keislaman UTM pada 16–19 Juli 2026 ini dirancang tidak sekadar sebagai kunjungan wisata, tetapi sebagai media refleksi untuk menumbuhkan kesadaran bahwa alam semesta merupakan tanda-tanda kebesaran Allah SWT yang harus direnungkan, disyukuri, dan dijaga kelestariannya.

Dekan Fakultas Keislaman UTM, Dr. Abdur Rohman, S.Ag., M.E.I., menjelaskan bahwa tadabbur alam memiliki makna yang sangat penting dalam pembentukan karakter insan akademik. "Al-Qur'an berkali-kali mengajak manusia memperhatikan langit, bumi, gunung, laut, pepohonan, dan seluruh ciptaan Allah. Alam bukan sekadar objek wisata, tetapi juga ruang belajar yang mengajarkan ketawadukan, rasa syukur, tanggung jawab, serta kesadaran bahwa manusia adalah khalifah yang berkewajiban menjaga kelestarian lingkungan," ungkapnya. Menurutnya, kegiatan di alam terbuka juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antarsivitas akademika. Komunikasi yang terbangun dalam suasana santai mampu mempererat ukhuwah, meningkatkan rasa saling percaya, serta menumbuhkan semangat kolaborasi yang menjadi fondasi penting dalam membangun organisasi yang sehat dan produktif.

 Selama kegiatan, peserta diajak menikmati keindahan De Djawatan dengan rimbunnya pepohonan trembesi yang menjulang tinggi, menyaksikan pesona Pantai Pulau Merah dengan panorama Samudra Hindia, serta mengagumi bentang alam Taman Nasional Baluran yang dikenal sebagai "Little Africa of Java". Keindahan alam tersebut menjadi pengingat akan kebesaran Sang Pencipta sekaligus pentingnya menjaga keseimbangan antara manusia dan lingkungan. Bagi Fakultas Keislaman UTM, tadabbur alam merupakan bagian dari pendidikan karakter yang mengintegrasikan nilai spiritual, kepemimpinan, kepedulian sosial, dan tanggung jawab ekologis. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal bagi seluruh sivitas akademika dalam menjalankan tugas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

 Menutup kegiatan, Dr. Abdur Rohman berharap semangat yang lahir dari tadabbur alam dapat terus menginspirasi seluruh keluarga besar Fakultas Keislaman. "Semoga setiap langkah yang kami ayunkan di alam Banyuwangi menjadi pengingat untuk terus memperbaiki diri, memperkuat keimanan, menjaga amanah sebagai pendidik, serta membangun sinergi dalam mewujudkan Fakultas Keislaman Universitas Trunojoyo Madura yang semakin Mumtaz dan Berkarakter. Dari alam kita belajar tentang kebesaran Allah, dari kebersamaan kita belajar tentang kekuatan sinergi, dan dari pengabdian kita belajar tentang makna kebermanfaatan," pungkasnya.

Chat with us on WhatsApp