Integrasikan Syariah dan Industri, Fakultas Keislaman UTM Perkuat Strategi Promosi Hingga 50% Tahun 2026/2027
Madura – Fakultas Keislaman Universitas Trunojoyo Madura (FKIS UTM) memperkuat strategi promosi untuk tahun akademik 2026/2027 dengan mengusung tema “Bridging Syariah and Industry”. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjawab tantangan zaman sekaligus meningkatkan daya tarik pendidikan keislaman yang relevan dengan kebutuhan industri. Strategi yang disiapkan mencakup pendekatan terpadu, mulai dari promosi digital, penguatan jejaring kelembagaan, hingga optimalisasi kegiatan akademik. Pada sektor digital, FKIS menargetkan peningkatan trafik website sebesar 30–50 persen serta pertumbuhan pengikut media sosial hingga 20–30 persen. Selain itu, peningkatan interaksi publik dan jumlah calon pendaftar juga menjadi fokus utama. Di sisi lain, promosi langsung tetap dijalankan melalui kunjungan ke sekolah-sekolah strategis, khususnya yang memiliki tingkat kelulusan tinggi. FKIS juga akan aktif dalam berbagai pameran pendidikan tingkat regional maupun nasional guna memperluas jangkauan sosialisasi. Penguatan peran kehumasan turut menjadi perhatian. FKIS menargetkan publikasi rutin di media massa dengan frekuensi satu hingga empat berita setiap bulan. Publikasi prestasi dosen dan mahasiswa, serta respons cepat terhadap isu publik, diharapkan mampu menjaga citra positif institusi di tengah persaingan pendidikan tinggi. Selain itu, berbagai kegiatan akademik disiapkan sebagai bagian dari strategi promosi, seperti seminar, webinar, lomba siswa, hingga program open house campus. Kegiatan ini menjadi sarana untuk menunjukkan keunggulan program studi sekaligus memperkenalkan suasana akademik yang kompetitif dan religius. Peningkatan reputasi akademik juga menjadi prioritas, melalui publikasi ilmiah serta partisipasi dalam kompetisi nasional dan internasional. FKIS meyakini bahwa kualitas akademik merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik. Melalui strategi terintegrasi ini, FKIS UTM optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai fakultas keislaman yang unggul, terpercaya, dan adaptif. Integrasi antara nilai-nilai syariah dan kebutuhan industri diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing global.